berapa banyak jalan harus dilalui sebelum anak lelaki menjadi dewasa?

sekolah, rumah, jalan kecil, lautan

menutupi langit masa muda, sia-sia

jalan buntu ini jalan masuk ke jalur berliku

bagai stigmata berlumur darah, di telapak tangan

sakit yang menusuk merambah sayap yang membentang

mimpi yang menjulang tinggi

mencari lautan yang tak kunjung ditemukan

sang anak berjalan

sang anak dengan bukan satu tapi tujuh jantung

tujuh detak dan satu langkah ke depan

perspektif baru dan satu adalah tujuh

berlari akan terjatuh

menantang tebing

di dunia yang penuh rayuan

apa yang dicari dengan mata tertutup?

ketika tirai dibuka untuk memecahkan cermin

munculkan jalan setapak menuju serpihan

luar ke dalam, dalam ke luar

dunia bertautan

persimpangan jalan untuk semua

dua dunia satu di balik yang lainnya

tanpa henti menyatu menjadi satu

kini tujuh anak lelaki di perjalanan

tujuh, tapi satu

tujuh anak lelaki dengan satu jantung

satu anak lelaki dengan tujuh jantung

satu dan tujuh, refleksi satu dengan lainnya

berapa banyak jalan harus dilalui sebelum anak lelaki menjadi dewasa?

jalan adalah nama lain untuk dunia

siang dan malam, persimpangan jalan dan terowongan

jalan dengan persimpangan tanpa akhir

dan selalu sendiri saat mengambil keputusan

berbelok di pojok

dan apakah bunga merah masa muda masih merekah?

kemana mimpi ini melangkah?

ketakutan adalah nama lain untuk harapan

air mata adalah cara lain untuk tersenyum

sang anak lelaki tersenyum

dia bisa tersenyum bila dia utuh satu

sang anak lelaki terus berjalan

Advertisements

that one chemistry assignment we all wanted to forget

pesawat bejo telah mendarat di bali. bejo segera mengambil barang-barangnya dan menuju ke mobil yang akan dipakainya. tiba-tiba ia dikejutkan dengan sebuah suara.

“halo!” bejo teringat akan solar, temannya, dan ketika ia membalikan badan ia melihat sosok yang mirip dengan solar.

“solar? apakah itu kamu?” bejo bertanya.

“bukan, aku adalah bensin. saudaranya solar.”

“apa kamu dapat memeperkenalkan dirimu lebih jauh?” tanyaku dengan hati-hati.

“tentu saja!”

“namaku bensin, aku digunakan untuk kendaraan bermotor. aku tersusun dari hidrokarbon C7-C11. apa kamu tahu, jo? jika aku dibakar dengan O2 berlimpah maka aku akan menghasilkan CO2, H2O, dan energi panas.” bensin memulai memeperkenalkan dirinya kepada bejo.

“wah kamu tidak kalah keren dengan solar, omong-omong apa kamu kenal dengan avtur?” tanya bejo penasaran.

“tentu saja aku kenal jo! dia saudaraku juga.” bensin terlihat sangat bersemangat, wajah bensin menggambarkan kegembiraan yang luar biasa.

Continue reading

Why doesn’t Japan have a military?

This is a truly inspiring post.

What I Learned Today

A sixth grade student I worked with yesterday asked why Japan does not have a military.  We spent nearly an hour unpacking her question — it was an amazing discussion that got at the idea of why countries need a military and what happens when a country — say Kuwait — does not have a strong military.

Of course, Gandhi did not have a strong military, and his movement to get the British out of India using non-violence is worth learning about as well (it’s a good topic to look at in connection with MLK Day, since MLK was inspired by Gandhi’s work).

But my student asked her question about Japan’s military, and the rest of this extra-long blog post will explore how she came to ask that question, and what happened as we started to explore her question.

Not surprisingly, the answer to the question about Japan’s military has…

View original post 2,435 more words

THE ART OF COMMUNICATION

today we’ll talk about language, with a discussion of meaning and how we assign and understand meaning. we’ll cover sense and reference, beetles in boxes, and language games.

 

have you ever talked with a friend about a problem, only to realize that he just doesn’t seem to grasp why the issue is so important to you? have you ever presented an idea to a group, and it’s met with utter confusion?

 

now we’re talking about how language works and how powerful it can be. sometimes, that power can be harmful. today, Hank explains the use/mention distinction, the difference between dirty words and hate speech, as well as thick concepts and metaphorical identification.

CAN’T LIVE WITHOUT

here’s to whom i wouldn’t survive this life with:

1467276225079.jpg

saya pertama kali mengenal mereka tiga tahun yang lalu (kecuali untuk angel, i’ve known her my whole life). kami dipertemukan ketika kami sama-sama menjadi team untuk weekend roses xii. walaupun sekarang kami semua sudah pensiun dari roses karena umur kami yang sudah tidak masuk kategori lagi, pertemanan kami tidak berhenti di situ. we still constantly meet up to catch up on each other’s lives.

paling kiri, namanya nando. paling alay diantara kami dan dulu berhidung belang.

itu saya yang baju hitam, lagi nyengir.

di bawah saya, namanya gregory. jenius dalam bidang musik dan paling muda di antara kami.

di sebelahnya, namanya michael. setahun lebih muda dari saya namun lebih bijak dari saya.

kedua dari kanan, namanya angel. teman sehidup semati saya sejak tujuh tahun yang lalu.

paling kanan, namanya kevin. pecinta anime yang sama-sama wibu seperti saya.

Continue reading